<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=625693057518243&amp;ev=PageView&amp;noscript=1">

Keuangan Mikro

World Harvest peduli dalam pengembangan masyarakat terutama yang berada di dalam komunitas, oleh karena itu kami membuat program Microfinance yaitu Fasilitas pinjaman lunak yang diberikan oleh World Harvest kepada masyarakat di komunitas binaannya berupa penambahan modal usaha untuk meningkatkan produktivitas  dan hasil dari usahanya. 


Calon peminjam harus mempunyai sumber penghasilan untuk menjamin pembayaran pinjaman kembali agar program microfinance dapat  berkelanjutan. 


Pinjaman diberikan dalam bentuk dana tunai dengan tingkat suku bunga yang terjangkau yaitu sebesar 2%  dari jumlah  pinjaman yang dibayarkan setiap bulannya untuk dapat membantu lebih banyak anggota di komunitas


Ibu Rahayu

Ibu Rahayu atau yang biasa dipanggil Ayu adalah Ibu dari salah satu anak Asuh binaan World Harvest yang Bernama Arif, yang saat ini bersekolah di SMP Wahana Harapan Tegal Angus.


Ibu Ayu selama ini berprofesi sebagai Ibu rumah tangga sedangkan suaminya yang Bernama Arif berdagang mainan anak dengan cara berkeliling di SD sekitar kecamatan / Desa Teluk Naga tanggerang, Banten.

Saat Pandemi COVID 19 menerpa Indonesia dan mengakibatkan sekolah diseluruh Indonesia ditutup maka Bpk Arif pun tidak bisa berjualan lagi, sedangkan setiap bulannya dibutuhkan uang untuk membayar rumah kontrakan, uang sekolah, dan juga kebutuhan sehari-hari seperti makan dan minum.

Oleh karena itu Ibu Ayu ber inisiatif untuk membantu per ekonomian rumah tangga, dengan cara berjualan aneka gorengan di depan sekolah swasta di daerah tegal angus Tangerang Banten dipagi hari dan disiang harinya Ibu Ayu mengelilingi daerah tegal Angus menjajakan Aneka gorengannya. Dan sayangnya baru beberapa bulan berjualan Ibu Ayu harus menerima kenyataan bahwa beberapa perlengkapan dagangnya (Kompor dan tabung gas) di curi oleh orang yang tidak bertanggungjawab.


Oleh karena modal awal yang sangat kecil, dan juga sebelumnya menggunakan bahan bekas untuk menjajakan gorengannya, oleh karena itu Ibu Ayu mengajukan pinjaman kepada World Harvest Europe sebagai modal usaha, dan juga World Harvest Europe membantu Ibu Ayu dengan menyediakan gerobak dorong yang baru beserta perlengkapannya.

Ibu Ayu merasa bersyukur, ditengah keputusasaannya dia tidak pernah berhenti berjualan, walaupun saat ini ia hanya berjualan keliling dengan mengunakan tempat seadanya oleh karena peralatan dagangnya dicuri orang dan Ibu Ayu pun Kembali bersemangat dan mulai bermimpi besar agar ia dapat menyekolahkan anaknya sampai jenjang yang tinggi agar mendapatkan masa depan yang lebih baik. Dan Ibu Ayu mengucapkan terimakasih atas bantuan donatur yang sudah membantu untuk mewujudkan impian keluarga kecilnya.


Keuangan Mikro - World Harvest Indonesia - Impacting the World Through Creative Community, Education and Media Services

Ibu Suparti


Bapak Rudi Iskandar bekerja di salah satu pabrik yang ada di kota tanggerang, ia hidup Bahagia bersama istri Suparti dan 4 anaknya yaitu Imelda, Charlie, Chesylia, Claudia. Ketika Pandemi COVID 19 mulai masuk di Indonesia, Bpk Rudi mulai mendapatkan dampak dari pandemi karena gaji bulanannya dipotong oleh perusahaan.

Dengan kondisi tersebut Bpk Rudi dan Ibu Suparti tetap bersyukur dengan apa yang diterimanya dan akhirnya dipertengahan tahun 2020 Bpk Rudi di PHK dari Perusahaannya.

Ibu Suparti sebagai pendamping hidup Bpk Rudi merasa iba dengan beban yang harus dipikul oleh suaminya, dan dengan uang tabungan secukupnya ia memutuskan untuk menyewa sebidang lahan di jalan raya Tegal Angus tanggerang dan berjualan pakaian dan juga minuman ringan agar dapat membantu suaminya untuk membiayai kebutuhan rumah tangga seperti makan, membayar listrik, ari dan juga biaya sekolah dari ke 3 anaknya.

Setelah mendengar dari mitra komunitas Tegal Angus, bahwa World Harvest mengadakan bantuan pinjaman lunak kepada anggota komunitasnya, Ibu Suparti pun mengajukan diri untuk ikut dalam program microfinance tersebut, yang bertujuan agar dia dan suami dapat memperbanyak variasi dari barang jualannya seperti memperbanyak stok baju dan juga bahan minuman yang akan diolah.

Ibu Suparti bersyukur bisa dapat mengenal World Harvest selain mendapatkan bantuan pendidikan untuk anaknya yang Bernama Charlie, Ibu Ayu juga mendapatkan bantuan pinjaman lunak yang dia akan pergunakan untuk memperbesar usahanya, agar anak-anaknya dapat bersekolah dengan baik dan juga dapat menutupi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.


Keuangan Mikro - World Harvest Indonesia - Impacting the World Through Creative Community, Education and Media Services